Sobat blogger yuk vaksinasi booster! Tunggu apalagi?



Hai Sobat Blogger. Kali ini saya akan bercerita mengenai vaksinasi booster yha! 

Sepanjang rabu kemarin, di kantor tempatku bekerja aku telah menemukan dua orang karyawan dengan antigen reaktif. Dan kedua karyawan tersebut juga disertai dengan gejala. Lalu hari kamis pagi aku didatengi oleh semacam pimpinan divisi kesehatan di kantor aku,

"Dok.. dok.. yang kemarin itu Pak Su**** udah PCR loh dan hasil PCR-nya positif juga. Gimana ini Dok? Apa kita lock down saja gedung ini?" pintanya meminta tanggapanku.

(Baca: Setelah pemeriksaan antigen Sars Cov-2 dinyatakan reaktif/positif, maka langkah selanjutnya kita diharuskan melakukan test PCR sesuai dengan pedoman resmi dari kementerian kesehatan.)

Alhasil setelah kita semua berunding, maka kita pun memutuskan untuk me-lock down selama 3 hari kantor gedung BUMN yang terletak di bilangan Kemayoran Jakarta Pusat ini. Nah, karena jadwal jumat besok menjadi hari libur, maka Puji Tuhan hari itu bisa digunakan buat vaksin booster pastinya hihihihi!

"Program vaksinasi booster sudah mulai digalakkan lagi oleh pemerintah dalam rangka mempercepat lepasnya negeri ini dari cengkeraman virus covid-19. 

Sebenarnya program vaksinasi booster sudah dimulai sejak trimester akhir 2021 kemarin untuk para nakes (tenaga kesehatan), tapi please pas waktu-waktu segitu aku lagi sibuk-sibuknya ujian CPNS huhuhu. Bahkan aku juga jarang mengambil Job karena priority aku saat itu memang hanya buat ujian hehehe. Sok sibuk kan banget aku ini.

Vaksinasi booster covid-19 sudah mulai diberikan secara gratis kepada masyarakat berumur > 18 tahun yang sudah melakukan vaksinasi tahap 1 dan 2 secara lengkap dan sudah berjarak minimal 6 bulan dari vaksinasi tahap kedua. Jika persyaratan tersebut belum kamu penuhi, maka kamu belum berhak untuk melaksanakan vaksinasi booster ya. 

Berikut langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan agar proses memperoleh vaksinasi booster bisa lebih cepat.

1. Punya Aplikasi Pedulilindungi 

Untuk bisa melaksanakan vaksin booster, cara yang bisa kalian lakukan pertama kali ialah memiliki sertifikat vaksin pertama dan kedua yang terdata di dalam aplikasi pedulilindungi. Aplikasi resmi yang ditelurkan Kemenkominfo tersebut adalah sebagai bukti yang menegaskan bahwa kalian adalah orang yang tepat untuk diberikan vaksin booster. Karena itu jangan lupa buat menginstall pedulilindungi ya guys. 

Logo aplikasi peduli lindungi. Silahkan download di Playstore ya.


2. Ketahui Jenis Vaksin Yang Akan Kamu Dapatkan

Ada beberapa pilihan kombinasi vaksin booster yang tersedia, tentunya disinkronkan dengan vaksin yang sudah kamu terima sebelumnya ya. Berikut ini ialah serangkaian infografis terkait algoritma pilihan kombinasi yang tersedia untuk vaksinasi booster. Silahkan dicermati infografis berikut ini.

Sumber : Instagram resmi Dinas Kesehatan DKI Jakarta



Sumber : Instagram resmi Kementerian Kesehatan

3. Cek Medsos Fasilitas Kesehatan Milik Pemerintah yang Terdekat 

Nah ini juga yang aku lakukan pas kemarin lagi mendadak mau vaksin booster. Untuk saat ini sepengetahuan aku yang dapat mengimplementasikan vaksinasi booster hanya fasilitas kesehatan milik pemerintah saja. Tapi tak dipungkiri kok bisa saja nanti kelak akan ada pihak swasta yang turut serta menyelenggarakan vaksinasi booster. 


Sumber : Instagram Resmi Puskesmas Kecamatan Tanah Abang. Ini merupakan lokasi dan jadwal pelayanan vaksinasi booster di wilayah kecamatan tanah abang. Tersedia secara terbuka dan jelas di laman media sosialnya. Silahkan di cek laman medsos puskesmas wilayah kamu ya. Biasanya secara berkala jadwal-jadwalnya akan diupdate kembali.


  • Puskesmas dan  RS Pemerintah

Kalian bisa mulai searching-searching puskesmas / rumah sakit terdekat mana yang bisa kalian datangi di sosial media. Saat ini sih sosmed yang paling cepat akses informasinya itu Instagram ya. Ketik saja nama puskesmas - puskesmas yang bisa kamu jangkau. Nanti pada laman feed nya akan kelihatan kok mereka ada available vaksinasi booster atau tidak. 

Sumber : Instagram resmi Puskesmas Kecamatan Matraman. Nah tempat tinggalku di Jakarta dekat banget dengan kecamatan matraman, ditambah lagi puskesmas kecamatan matraman membuka sentra vaksinasi di gramedia matraman hihihihi. Tentu dong, pilihan untuk vaksinasi booster aku jatuh ke pelabuhan gramedia matraman.



Untuk yang domisili Jabodetabek sih saya yakin ya di tiap puskesmas kecamatan pasti ada kuota vaksinasi booster tiap weekday. Apalagi Jakarta. Dan fyi program pemerintah tentang vaksinasi Covid-19 itu sampai ke daerah bagian Indonesia manapun loh. Jangan khawatir. Maka dari itu jika kalian ada waktu kosong di hari kerja, kalian bisa sesegera mungkin melengkapi status vaksinasi kamu ya!

  • POLDA/POLRES

Institusi-institusi khusus pemerintahan memegang peranan penting dalam hal penanganan Covid-19. Tak lain ialah Kepolisian Negara. Kamu bisa meminta informasi di polres ataupun polsek daerah kamu mengenai jadwal vaksinasi booster yang mereka adakan. Soalnya, jejeran kepolisian bersinergi dengan TNI, kementerian dan aparat daerah setempat sangat aktif mengerahkan tenaga kesehatannya untuk mempercepat kegiatan vaksinasi. Biasanya polri membuka pelayanan vaksinasinya di Poliklinik Polda/Polres setempat, sekolah-sekolah, tempat umum, lapangan bhayangkara, bahkan gedung-gedung olahraga. Maka jangan lupa cari Instagram Biddokkes Polda daerah kamu ya. 

Sumber : Instagram Biddokkes Polda D.I Yogyakarta


Silahkan ketik keywoard: BIDDOKKES + POLDA (atau) Polda + daerah kamu (atau) Polres + daerah kamu pada kolom pencarian laman Instagram. Umumnya persyaratan yang diminta jika kalian melaksanakan vaksinasi dibawah Polri persyaratannya tak terlalu berat. Cukup bukti sertifikat vaksin sebelumya dan fotocopy KTP saja. Tidak perlu mendaftar, silahkan datang Onsite selama kuota per hari masih mencukupi.

(Baca: BIDDOKKES = Bidang Kedokteran dan Kesehatan)


4. Cari sentra vaksinasi yang terdekat

Indonesia adalah negara yang jumlah penduduknya menduduki urutan keempat terbanyak di dunia. Tentu tidak akan cukup lagi dong kalau vaksinasinya hanya dilaksanakan di Puskesmas saja. Maka untuk menyikapinya, Puskesmas Kecamatan biasanya membuka cabang tempat pengadaan vaksinasi yang disebut dengan sentra vaksinasi. 

Sumber : Instagram resmi Puskesmas Kecamatan Matraman

Sumber : Instagram resmi Puskesmas Kecamatan Matraman


Biasanya sentra vaksinasi akan berada di kecamatan yang sama dengan puskesmas yang membawahinya. Sentra vaksinasi bisa beragam tempat. Biasanya sih tempat-tempat umum seperti mall, pusat perbelanjaan, sekolah, gelanggang olahraga, sampai tempat-tempat ibadah yang besar juga bisa dipilih menjadi sentra vaksinasi. 

Tinggal dipilih aja nih kamu mau dimana lokasi vaksinnya. Asik banget memang kalau pilih lokasi vaksinasi yang bisa cuci mata hihihi jadi ga ngebosenin kalau nunggu antrean. Tapi kalau mau cuci mata, pastikan dulu kamu benar-benar sudah beres mendaftar dan mendapat nomor antrean yang masih jauh urutannya ya. Jadi kamu bisa cenderung leluasa kalau mau nongkrong-nongkrong sebentar sembari menunggu nomor antrean kamu dipanggil.

Sumber : Dokumentasi Pribadi.
Jadi karena aku memilih lokasi vaksinasi di Gramedia Matraman.Saat menunggu antrean vaksinasi bisa dong mampir ke coffeeshop yang terdapat di dalam gramedianya.

Jangan lupa dipastikan jam berapa mulai dibuka pengadaan vaksinasinya melalui Instagram ya. Agar kita bisa mengestimasi jam kedatangan kita sehingga tidak terlambat karena kehabisan kuota per harinya. Tiap harinya sentra vaksinasi memiliki limit kuota peserta vaksin. Sebaiknya datang satu jam sebelum dimulai pelaksanaan kegiatan vaksinasi.

Nah setelah kamu sudah baca infografis ataupun poster-poster digital di media sosialnya, pastikan kamu menyiapkan persyaratan dan membawa berkas-berkas yang dipersyaratkan ya. 


5. Datang tepat waktu, Pastikan istirahat cukup.

Nah kamu bisa masuk ke tahap ini jika kamu sudah memutuskan dimana lokasi vaksinasi booster yang hendak kamu tuju. Kamu harus sarapan dan istirahat - tidur - cukup sebelum menerima vaksin. Tubuh yang dalam kondisi prima tentunya akan lebih baik dan siap dalam menerima vaksin. Saat datang kalian bisa langsung ke posko bagian pendaftaran antrean dan membawa kartu identitas serta persyaratan yang diminta oleh sentra vaksinasinya. 

Alur selanjutnya sama dengan saat kalian melakukan vaksinasi tahap 1 dan 2 dulu. Kalian melakukan screening tanda-tanda vital dahulu dan mengisi beberapa pertanyaan terkait riwayat kesehatan dan history penyakit komorbid kalian sebagai calon akseptor vaksin. Jika kalian dinyatakan disetujui untuk menerima vaksin, kalian bisa langsung segera pindah ke posko tempat penyuntikan vaksin. Selesai deh. 

Jangan lupa untuk menunggu sebentar untuk observasi 15-30 menit pasca vaksin ya. Hal itu diperuntukkan untuk melihat apa ada KIPI (Kejadian ikutan pasca imunisasi) berat yang biasanya langsung timbul beberapa menit di masa awal pasca vaksin. 

Tadhaaaa... Ekspresi bahagia pasca vaksinasi booster di Gramedia Matraman.
Bahagia banget bisa vaksin di hari-hari aku yang super padat ini. Hampir kehabisan nomor antrean pula lagi tadi, masa aku di urutan ke 138 dari 140 orang kuotanya. Bhahahahaha!

Akhir kata, saya hanya bisa mengharap doa dengan tulus. Kiranya kita semua diberi kesehatan, dan negeri kita tercinta bisa segera pulih sempurna. Karena itu jangan lupa buat maju bareng-bareng, bergandengan tangan melawan Virus Covid-19 ini. Salah satunya dengan taat prokes, dan tentunya dengan melaksanakan vaksinasi booster ini.

Terima Kasih sudah membaca!

Salam, Penulis.








Share:

4 comments

  1. Ditunggu kembali dok redaksi seperti apa itu omicron? Berbahaya atau tdk ya jika mempunyai komorbid? Apakah omicron hampir sama dengan delta? Kira2 apa saja yg harus diperhatikan
    jika kena omicron apakah berjemur dgm 4 sehat 5 sempurna.. mohon pencerahannya dok..salam sehat..bisa yu bisa sehat..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mbak ku sayanggg. Omicron adalah salah satu varian dari virus Covid-19. Kita tau virus itu berbeda, mereka bisa cenderung lebih cepat bermutasi dibanding mikroorganisme yang lainnya. Untuk omicron, memang lebih cepat menularkan dari varian covid-19 lainnya. Namun untuk manifestasi penyakitnya sendiri, dia tidak seganas varian delta. Namun harus tetap hati-hati ya, untuk yang memiliki komorbid pasti berbeda dengan yang tidak memiliki komorbid. Jadi harus tetep taat prokes, dan vaksinasi tentunya. Karena guideline kedokteran mengatakan bahwa tingkat keparahan jika diserang omicron juga berpengaruh dari riwayat vaksinasi kita. Untuuuungggg ya mbaa uda vaksin cantik di jiexpo :P:P

      Hapus
  2. Mau vaksin booster juga, tapi di daerah saya belum ada😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huaaaaaa kaka lagi di luar negeri ya kakkk??? di Negara mana kak? Kaka coba konsultasi dengan petugas medis disana ya kaak by googling2 juga bisaa. Tentunya kita seyogianya ikutin protokol domisili kita sekarang ya kakk sembari tetap taat prokes dan asupan nutrisi adekuat yaa ka monica ku sayangggg ❤❤ stay healthy thereeee sistaa ❤

      Hapus

Halo silahkan tinggalkan komentarnya ya kak❤ Pastikan kakak menggunakan akun Gmail jika ingin meninggalkan komentar ya kak ❤